oleh

Realisasi APBN Triwulan I di Sinjai Mencapai 53 Milyar

Editor:

SINJAI, Jendela Satu— Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sinjai selaku Kuasa Bendahara Umum Negara pada triwulan I tahun 2022 telah menyalurkan APBN sebesar Rp53.891.503.125 atau 12,36% dari total pagu senilai Rp436.062.915.000.

Realisasi APBN disalurkan pada 24 Satuan Kerja (Satker) mitra kerja KPPN Sinjai untuk belanja Kementerian/Lembaga serta Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai untuk penyaluran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).

Plt. Kepala KPPN Sinjai, Erniati, menuturkan bahwa capaian untuk belanja K/L cukup tinggi yaitu sebesar 21,75% dan realisasi belanja TKDD mencapai 6,55%
Total pagu APBN tahun 2022 Kabupaten Sinjai 13,43% lebih rendah dari pada pagu APBN tahun 2021.

Secara umum, pagu pada seluruh komponen belanja APBN mengalami penurunan. Komponen belanja modal mengalami penurunan pagu yang cukup besar yaitu sebesar 51,93%,” katanya.

Baca Juga:  Aksi Joget Hingga Naik di Meja Cafe D'Simple Sinjai Disorot Majelis Dai Muda

Menurut komponen belanjanya, penyerapan tertinggi terdapat pada Belanja Modal sebesar Rp6,810,076,720.00 atau 41,58% dari pagu belanja modal, disusul Belanja Barang sebesar Rp9,554,680,484.00 atau 19,65%, kemudian Belanja Pegawai sebesar Rp19,889,116,721.00 atau 19,56%, dan Belanja TKDD sebesar Rp17,637,629,200.00 atau 6,65%.

“Realisasi APBN Triwulan I pada belanja K/L sudah melampaui target nasional sebesar 15%. Hal ini merupakan awal yang baik pada pencapaian realisasi tahun 2022 mengingat tahun sebelumnya realisasi triwulan I sedikit lebih rendah,” ucapnya.

Pada tahun 2022 KPPN Sinjai selaku KPA Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa untuk wilayah kerja Kabupaten Sinjai mendapatkan alokasi penyaluran untuk DAK Fisik, DAK Nonfisik dan Dana Desa.

Baca Juga:  Jenderal Lapangan Kelompok Cipayung Bone Terbakar Saat Aksi 11 April

Realisasi penyaluran Transfer ke Daerah dan Dana Desa tahun 2022 di wilayah kabupaten Sinjai sampai dengan triwulan I 2022 senilai Rp17.637.629.200,00 atau 6,55% dari pagu sebesar Rp269.356.578.000,00.

“Di triwulan I ini realisasi TKDD baru menyalurkan untuk Dana Desa dan DAK NonFisik dengan nilai total penyaluran Rp17.637.629.200,00, sementara untuk DAK Fisik masih dalam proses pemenuhan dokumen persyaratan untuk penyaluran”, ujarnya.

Realisasi DAK Nonfisik di wilayah Kabupaten Sinjai sebesar Rp14.003.324.000,00 atau 32,36% dari pagu sebesar Rp43.266.880.000,00. Realisasi tersebut terbagi ke penyaluran Dana BOS Reguler Tahap I, Dana BOP – PAUD Tahap I dan Dana BOP – Pendidikan Kesetaraan Tahap I.
Sedangkan realisasi Dana Desa di wilayah Kabupaten Sinjai sebesar Rp3.634.305.200,- atau 5,71% dari pagu sebesar Rp63.693.673.000,00.

Baca Juga:  Pengurus Karateker KNPI Sinjai Versi Kanita Kahfi Terbentuk

“Realisasi tersebut digunakan untuk BLT Desa Triwulan 1 sebesar Rp1.280.700.000,00 untuk 13 desa dan NonBLT Tahap 1 sebesar Rp2.353.605.200,00 untuk 11 desa.
Harapannya, Satker dan Pemda Kab. Sinjai dapat melakukan penyerapan yang optimal terutama pada awal tahun anggaran untuk mempercepat peningkatan perekonomian masyarakat,” tandanya.

Untuk itu, KPPN Sinjai menghimbau Satker dan Pemda Kab. Sinjai untuk melakukan percepatan pelaksanaan program/kegiatan/proyek, percepatan pelaksanaan PBJ, meningkatkan kualitas belanja dan meningkatkan monitoring dan evaluasi serta pengawasan internal.

“KPPN Sinjai juga akan terus melakukan monitoring dan evaluasi atas pelaksanaan anggaran pada Satuan Kerja dan Pemda Kab. Sinjai agar dana APBN tersalurkan dengan baik,” pungkasnya.

Komentar