oleh

Antusias Masyarakat Desa Massaile Sinjai Berkurban Sangat Tinggi, Capai Puluhan Ekor

Editor:

SINJAI, Jendela Satu— Antusias Warga yang ada di Desa Massaile, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai untuk berkurban setiap hari raya Idul Adha meski dimasa Pandemi sangat tinggi. Minggu, (3/7/2022).

Tiap hari raya kurban tiba, puluhan ekor hewan disembelih sebagai salah satu bentuk rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan.

Hingga saat ini sudah 32 ekor hewan kurban yang akan disembelih nantinya pada saat hari raya Idhul Adha 1443 hijriah tahun ini.

Difasilitasi oleh Pemerintah Desa Massaile dibawah kepemimpinan Niswa, manasik kurban dilakukan untuk menata proses kurban hingga penyaluran kepada yang berhak.

Baca Juga:  Penggelaran Piala Kasad Liga Santri di Bone Berikan Ruang Pelaku UMKM

Apalagi ini sesuai dengan visi misi pemdes dalam bidang keagamaan yang selama ini terus bergulir.

Kepala Desa Massaile, Niswa, menuturkan hal ini dilakukan dalam rangka penyempurnaan dan menertibkan pelaksanaannya.

“Ini juga untuk mendorong Warga untuk berkurban dalam bentuk kelompok sehingga dapat merata setiap dusun, dan kita berharap terus meningkat dengan target setiap satu KK dapat berkurban,” kata Kepala Desa yang sudah dua periode ini.

Niswa mengatakan jika perhatian pemdes akan hal ini adalah dengan membentuk kordinator kemudian ditindak lanjuti dengan pembentukan panitia disetiap titik lokasi berkurban.

Baca Juga:  Nama Kampus Akbid Madani Sinjai Berubah Jadi Akbid Mega Buana Sinjai

“Sehingga daging kurban nantinya dapat tersalurkan dengan baik jika ada fasilitasi dari Pemdes, sementara untuk teknis pelaksanaannya tentunya sudah disosialisasikan dengan adanya manasik kurban yang kita lakukan ini,” kata Niswa yang juga merupakan istri dari Ketua DPRD Sinjai, Jamaluddin. SH.

Sementara itu, Ustadz Bahtiar yang memberikan manasik kurban kepada Warga memberikan apresiasi kepada pemdes Massaile dengan adanya inovasi yang dilakukan.

Ini merupakan upaya mensosialisasikan ibadah kurban ditengah-tengah masyarakat, kemudian bahan edukasi kepada masyarakat seperti apa ibadah kurban itu yang seharusnya perlu diketahui oleh Warga.

“Semoga ini juga dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Sinjai, terobosan ini perlu kita apresiasi dikarenakan tentunya dapat membantu penyaluran dengan baik dan adanya manajemen proses penyembelihan daging kurban dengan hadirnya pemdes,” terangnya.

Baca Juga:  Pimpin Apel Perdana, Direktur RSUD Sinjai Tekankan Anggotanya Beri Pelayanan Maksimal

Sekedar di ketahui, Desa Massaile merupakan salah satu desa di Kabupaten Sinjai yang aktif dalam bidang keagamaan.

Ini sejalan dengan visi misi Bupati Sinjai, Andi Seto Gadista Asapa untuk memajukan Bumi Panrita Kitta (sebutan Kab. Sinjai) dalam hal keagamaan.

Desa Massaile dibawah kendali Kepala Desanya rutin melakukan kegiatan keagamaan seperti pengajian, majelis taklim, dan pembinaan keagamaan lainnya.

Editor: Taqwa

Komentar