oleh

Aksi Joget Hingga Naik di Meja Cafe D’Simple Sinjai Disorot Majelis Dai Muda

Editor:

SINJAI, Jendela Satu— Aksi joget joget di D’Simple Cafe yang terletak di Jalan Baso Kolaka, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, kembali disorot.

Pasalnya, pengunjung Cafe itu kerap melakukan aksi joget joget. Bahkan tidak sedikit pengunjung naik keatas meja sambil berjoget.

Aksi tersebut pun mendapat tanggapan yang kurang enak dari berbagai kalangan.

Salah satunya dari Organisasi Masyarakat (Ormas) Majelis Dai Muda (MDM) Sinjai. Minggu, (31/07/2022).

“Menanggapi hal ini secara pribadi dan atas nama Majelis Dai Muda Sinjai tentunya merasa miris dan tercederai dengan adanya aksi joget joget yang dilakukan oleh pengunjung Cafe D’Simple,” kata ketua MDM Sinjai, Kamaruddin MS S.Ag.

Baca Juga:  Kapolres Sinjai Larang Penggunaan Petasan saat Natal-Tahun Baru

Dalam video yang beredar tidak hanya kalangan remaja. Namun, banyak dari orang tua.

Foto pengunjung Cafe D’Simple berjoget joget

“Pada video yang beredar di media, kita melihat hal itu bukan saja dari kalangan remaja namun banyak dari orang tua, harusnya selaku orang tua dan umumnya kita semua perihatin kepada generasi muda kita,” tambah Kamaruddin.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya tidak benci dan melarang aktivitas di cafe dan warkop. Namun jangan berlebihan seperti aksi joget joget itu.

Baca Juga:  3 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba di Sinjai Diringkus Polisi, 2,56 Gram Sabu Diamankan

“Kita tidak benci dan melarang aktifitas di cafe dan warkop karna banyak hal yang dapat terselesaikan dan tuntaskan di warkop bahkan urusan agama pun banyak yang terselesaikan di warkop,” tuturnya.

Selain itu, Sinjai juga dikenal dengan slogan ‘Bumi Panrita Kita’ harus menjunjung tinggi nilai-nilai Islam.

“Konotasinya bahwa Sinjai atau yang kita kenal dengan slogan Panrita Kitta ini harusnya menjunjung tinggi nilai nilai islam paling tidak menjaga hal hal yang mengundang kemurkaan Allah,” ujarnya.

“Bergoyang dengan iringan musik yang menghanyutkan kesadaran, apalagi memperlihatkan sebagian auratnya yang menimbulkan syahwat, ini merupakan maksiat dan musibah yang amat besar, itu sudah pasti mematikan hati sehingga sangat kita sayangkan, tidakkah kita merasa takut dengan azab Allah yang tidak hanya untuk kepada pecandu maksiat namun kepada daerah kita bersama,” tandasnya.

Baca Juga:  Longsor di Gantarang, Rumah Lansia Ambruk dan Jalan Poros Sinjai-Gowa Retak

Lebih lanjut, ia mengecam kepada pengunjung dan pemilik cafe agar tidak over.

“Olehnya kami dari Majelis Dai Muda Kabupaten Sinjai Mengecam kepada pengunjung dan pemilik cafe agar tidak over dalam hal pelayan kita tidak hanya melihat hasil atau sisi ekonomisnya namun kita juga perihatin musibah dibalik maksiat maksiat itu,” pungkasnya.

Komentar