oleh

Dibalik Anggaran Porprov Sulsel yang Fantastis, Ada Warga Sinjai Berjuang Bertahan Hidup Dengan Kardus Bekas

Editor:

SINJAI, Jendela Satu— Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan ke XVII tahun 2022 berlangsung sangat meriah.

24 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan, turut berpartisipasi dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Akbar yang dihelat di Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Bulukumba.

Tak tanggung-tanggung, Pemda Sinjai dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, mengeluarkan anggaran yang cukup fantastis.

Diketahui, Pemda Sinjai mengeluarkan anggaran 3 Milyar sementara Pemprov Sulsel, sebanyak Rp. 15 Milyar.

Baca Juga:  7 Satuan Pendidikan di Sinjai Menjadi Sekolah Rujukan Google

Dibalik kemeriahan pelaksanaan Porprov, salah satu Warga Kecamatan Sinjai Utara, Alusu (50) terus berjuang untuk bertahan hidup.

Dengan menggunakan sepeda gerobaknya, Alusu, setiap hari mencari kardus bekas untuk dikumpulnya.

Kardus bekas yang dikumpulnya itu akan dijual untuk membiayai dirinya beserta keluarganya untuk bertahan hidup.

Alusu harus mengeluarkan tenaga ekstra dalam menjalani aktifitasnya sebagai pengumpul kardus bekas.

Pasalnya, sepeda gerobak milik Alusu, tidak mempunyai roda yang di gayuh menggunakan kaki. Dari itu, Alusu harus mendorong sepeda gerobaknya.

Baca Juga:  Pencarian Reza Hebohkan Warga Sinjai, Diduga Mengalami ODGJ Hingga Resahkan Warga

Dengan kondisi seperti itu, Alusu mengaku tidak merasa berat dan mengeluh mendorong sepeda gerobaknya, karena Alusu harus membawa kardus bekas untuk dijual.

“Ini sudah biasa, yang penting ada saya bawa pulang kardus untuk dijual supaya ada biaya untuk makan,” kata Alusu, saat ditemui Jendela Satu, di Samping Rujab Bupati Sinjai, Jalan Persatuan Raya. Jumat, (28/10/2022).

Baca Juga:  Wabup Sinjai Ikuti Roadshow Menko PMK RI

Alusu mengungkapkan, dirinya mencari kardus bekas mulai pagi hingga sampai malam hari.

“Mulai pagi sampai malam, itupun saya dapat paling tinggi 30 ribu setiap hari, karena harga Kardus Rp. 1.000/Kg,” katanya.

Meski begitu, Alusu, merasa bersyukur kasih bisa mendapatkan pundi pundi penghasilan untuk biaya bertahan hidup.

“Alhamdulillah, masih ada biaya bertahan hidup bersama keluarga,” kuncinya.

Penulis: Taqwa Ainun

Komentar