oleh

Dimarahi Karena Pacaran, Anak Laporkan Ibunya ke Polisi

Editor:

PALEMBANG, Jendela Satu— Warga media sosial digegerkan dengan kabar seorang anak melaporkan ibunya atas dugaan kekerasan gegara dimarahi pacaran.

Salah satu akun media sosial Facebook @Mak Lambe Turah mengunggah tentang kabar tersebut dalam postingannya.

“Ya Allah, sakitnya hati seorang ibu yang sudah susah payah mengandung sampai kandungannya besar gabisa tidur dengan baik, kemana-mana susah, melahirkan pun sakitnya minta ampun, setelah melahirkan pun harus begadang ngurusin anak nangis, baru bisa jalan sedikit gabisa nyambi apa-apa, tambah gede lagi tambah pikiran. Ngurusin anak dari dalam kandungan capek di badan, setelah balita capek di pikiran, udah dewasa capek si perasaan. Sehat selalu para ibu disini, sabar-sabar dalam mendidik ananda (emot menangis dan minta maaf), ” katanya.

Baca Juga:  Polisi Amankan 11 Terduga Pelaku Pengeroyokan Pelajar Hingga Tewas di Sinjai

Unggahan itu sontak mendapatkan berbagai macam komentar dari para netizen, seperti komentar yang datang dari Vie Chitoz Bali, ia mengatakan agar anak tersebut diusir.

“Usir aja… Buat apa punya anak model begini, suruh pacaranya ngehidupin, ” tulisnya.

Adapun beberapa komentar lainnya:

“Miris banget kelakuan anak jaman sekarang (emot nangis), ” Ratna.

“Herannya kok polisi mau aja membuat laporan itu .. harusnya tuh anak dinasehati atau dimarahi sekalian Ama polisinya, ” Fauzie Rakhmat Firdaus.

“Dimarahi orang tua ngambek, dimarahi pacar minta maaf, anak jaman now, ” ujar Enita Lelyana Budiarti.

Dilansir dari Okezone.com, Kamis (01/12/2022), alasan ibu marah kepada putrinya karena pacaran kelewat batas.

Baca Juga:  Metode Dakwah Dalam Peranannya Memajukan Agama Islam

Seperti dalam unggahan sejumlah foto dan screenshot percakapan di akun TikTok @babyshark kemarin. Di mana ibu yang belum diketahui namanya ini mengaku dirinya memarahi dan memberi sedikit pelajaran kepada anak perempuannya yang masih SMP berusia 12 tahun, karena ketahuan pacaran kelewat batas.

Hal itu diketahui setelah ia melihat percakapan anaknya dengan sang pacar melalui aplikasi pesan di HP putrinya itu. Isi percakapan itu anaknya sudah melakukan hal yang kelewat batas bersama pacarnya dan nonton film porno.

“Hancur hati seorang ibu tahu anaknya udah liar kelewat batas,” tulis keterangan di foto yang diunggah itu.

Mendapati percakapan di HP itu, ia lalu bertanya kepada anaknya. Tapi tidak mendapatkan jawaban.

Baca Juga:  HIPPMAS Demo di Depan Rujab Bupati Sinjai Usai Pelantikan

Ibu itu mengaku sudah membesarkan anaknya dengan penuh kasih sayang seorang diri tanpa mendapatkan nafkah dari mantan suami. Namun kini melaporkan ibunya ke polisi atas dugaan kekerasan.

“Tega ngelaporin ibu sendiri ke polisi atas dugaan kekerasan. Ibu yang sudah membesarkan dan menyekolahkan banting tulang, ” pungkasnya.

Kemudian, pada unggahan selanjutnya, ia melampirkan potongan foto laporan polisi di mana pada surat laporan tersebut ditujukan ke Polrestabes Palembang.

Sementara itu, Polrestabes Palembang melalui Kasat Reskrim, Kompol Haris Dinzah, belum memberikan respons terkait pertanyaan mengenai adanya laporan dugaan kekerasan yang viral tersebut.

Penulis: Firdaus

Komentar