oleh

Seorang IRT di Sinjai Jadi Korban KDRT Setelah Suaminya Ketahuan Story Cewek di WhatsApp

Editor:

SINJAI, Jendela Satu— Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Bumi Lappa Mas, Jalan Halim Perdana Kusuma, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai mengalami penyiksaan oleh suaminya. Selasa, (13/12/2022) WITA.

 

Ia melaporkan suaminya sendiri ke polisi. Korban diketahui berinisial YA (32), mengalami luka cukup serius akibat penyiksaan yang dilakukan RS (30) yang tidak lain merupakan suaminya sendiri.

 

Kejadian tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B/223/12/2022/SPKT/RES SINJAI/POLDA SULSEL tanggal 14 Desember 2022 tentang dugaan terjadinya tindak pidana Kekerasan dalam Rumah Tangga.

Baca Juga:  Danyon Ichsan Pastikan Anggotanya Tidak Terlibat Judi Online

 

Menurut Keterangan Korban, peristiwa terjadi awalnya karena kontak WA korban di privasi oleh suaminya.

 

“Adanya postingan foto berdua bersama perempuan lain di status WhatsApp dan banyak kontak di HP nya hanya saya yang tidak bisa melihat fotonya sama perempuan itu,” katanya.

 

Setelah itu, korban memberanikan dirinya untuk membuka HP milik suaminya pada saat suaminya tertidur.

 

“Setelah saya lihat HPnya, kontak saya sudah di privasi oleh suami saya. Setelah itu, saya tanya kepada suami saya apa maksudnya saya di privasi, namun dibantah,” ungkapnya.

Baca Juga:  Tarwih di Masjid Al Maarif, Wabup Sinjai Paparkan Turunnya Angka Kemiskinan

 

Usai itu kata Korban, dirinya langsung mendapatkan tindakan kekerasan.

 

“Kemudian itu malam langsung dia kasarika dengan mendorong saya sampai terbanting di tempat tidur, dan dia menarik baju saya sampai robek bahkan sampai 3 kali ganti baju robek semua, selain itu juga ada bekas goresan di dada dan dia sering menuju saya,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, korban mengatakan bahwa dia sudah membuat surat pernyataan di Polsek Sinjai Utara dan telah mediasi.

Baca Juga:  Mahasiswi Cantik Ini Terbitkan Buku Perdana 150 Halaman, Mengisahkan Perjuangan Perempuan

 

“Bulan lalu kami sudah buat surat pernyataan di Polsek Sinjai Utara dan mediasi tapi kejadian ini tidak bisa saya terima karena dirobekkan bajuku seperti bukanka manusia padahal saya istrinya dan sakit hatika dikasari juga,” ucapnya.

 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sinjai, AKP. Syahruddin, membenarkan adanya kejadian tersebut, ia mengatakan bahwa kasus dalam tahap lidik.

 

“Iya sementara, kami tadi baru masuk di Serse laporannya jadi tahap Lidik dan akan dipanggil pelapor untuk diambil keterangannya,” pungkasnya.

 

 

Komentar