oleh

Bupati Sinjai Harap Pilkades Gelombang ke II Berjalan Lancar

Editor:

SINJAI, Jendela Satu— Permasalahan yang kerap muncul dalam pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (pilkades) umumnya disebabkan karena Panitia Penyelenggara kurang memahami aturan yang telah ditetapkan. Rabu, (08/02/2023).

Hal ini ditegaskan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa, saat membuka sekaligus menjadi narasumber dalam bimbingan teknis (Bimtek) Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) bertempat di Gedung Pertemuan Sinjai.

Menurutnya, berdasarkan pengalaman pasa Pilkades gelombang pertama tahun lalu,  permasalahan yang muncul karena pemahaman penyelenggara terkait aturan yang ada masih minim.

Ia mencontohkan, kasus coblos tembus karena kertas suara tidak terbuka secara utuh sehingga suara dinyatakan tidak sah.

Baca Juga:  Kadisdik Sinjai Harap Guru Penggerak Berkiprah Mewujudkan Standar Nasional Pendidikan

“Kasus seperti ini banyak terjadi di pilkades tahun lalu karena penyelenggara tidak memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat. Mudah-mudahan ini tidak terulang lagi di pilkades tahun ini,” jelasnya.

Bupati mengharapkan pengalaman pada pelaksanaan pilkades di 54 desa tahun lalu hendaknya menjadi pengalaman dan pembelajaran sehingga pelaksanaan pilakdes tahun ini semakin berkualitas.

Lebih lanjut dikatakan, keberhasilan pilkades sangat ditentukan oleh profesionalisme panitia.

Oleh karenanya panitia harus bekerja dengan amanah,  jujur dan sesuai ketentuan, baik yang diatur dalam Undang undang, Peraturan Menteri maupun Peraturan Bupati (Perbup).

Baca Juga:  Nelayan Asal Bone Diduga Tenggelam, Danyon Ichsan Terjun Langsung Pimpin Misi Pencarian

“Saya harap kepada peserta untuk mengikuti Bimtek ini secara sungguh- sungguh sehingga Ilmu yang didapatkan dapat diaplikasikan dilapangan sehingga pelaksanaan pilkades berjalam aman dan damai serta melahirkan pemimpin yang bisa membuat masyaralat semakin sejahtera” harap Bupati.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sinjai Dr. Yuhadi Samad mengatakan, tujuan pelaksanaan Bimtek ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada KPPS dalam menyelenggarakan pemungutan suara nantinya.

“Bimtek ini kita laksanakan selama dua hari dengan jumlah peserta 332 petugas KPPS. Harapan kita semua yang mengikuti Bimtek ini paham dan mengerti peraturan dalam pelaksanaan pilkades nanti,” harapnya.

Baca Juga:  Kepergok Selingkuh, Suami: Mau Coba Rasa Baru

Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Sinjai Hj. A. Kartini Ottong,  para Forkopimda,  Penjabat Sekda Sinjai Andi Jefrianto Asapa, para Kepala OPD dan
Para Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD).  Selain Bupati ASA,  Ketua KPU Sinjai Muhammad Naim juga bertindak selaku narasumber.

Sekedar diketahui pelaksanaan pilkades gelombang kedua tahun ini akan berlangsung di 13 desa pada tanggal 9 Maret 2023.

Komentar