oleh

Bagaimana Bisa Tuk Melupa, Sementara Sehelai Napaspun Tentang Bayangmu

Editor:

OPINI, Jendela Satu— Didalam jiwa yang suci, ada hati yang menginginkan hadirmu. Namun itu hanya tinggal keinginan.Dengan doa-doa yang kupanjatkan semoga dikehidupan barumu lebih bahagia.

Dengan berbagai gejolak yang kualami,kepergianmu yang paling sulit kuihlaskan.

Berbagai cara kulakukan namun tetap saja engkaulah yang paling kuinginkan.

Andai saja engkau bisa hadir disisiku lagi, akan kurelakan semua demi itu.

Seperti halnya seiring terbit fajar yang menghadirkan sunset yang menampakkan keindahan namun hanya sementara.

Hal yang sama oleh kehadiran senja, semua hanya bersifat sementara, hal itulah yang kualami.

Aku butuh hadirmu, serasa hampa hidupku tampamu.

Kini, aku hanya hidup berbekal pesanmu. Klak akan kuceritakan tentang sikap manjamu.

Bagaiamana cara melupa, jika canda tawamu selalu mengetuk hatiku.

Seperti yang kubahasakan dahulu, bahwa kita ada hamba yang dipertemukan tanpa batas, meski saat ini engkau telah tiada disisiku.

Namun hanya sebatas engkau tiada disisiku, tapi dihati dan pikirku kita selalu bersama.

Tenanglah, banyak yang menyayangimu, mereka juga berkeinginan yang sama.

Semoga kelak kita aku juga banyak yang merindukan ya.

Aku selalu mendoakan kepergianmu, semoga hal itu dijaba.

Komentar