oleh

Mahasiswa KKN-P IAIM Sinjai Desa Gantarang Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini

Editor:

SINJAI, Jendela Satu— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi (KKN-P) Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Angkatan XXVII Desa Gantarang sukses melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan pernikahan dini dalam pembinaan keutuhan rumah tangga di Desa Gantarang, bertempat di sekretariat PKK Desa Gantarang, Dusun Barue, Desa Gantarang, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai. Senin, (07/03/2022).

Seperti diketahui bahwa kegiatan ini di hadiri oleh Karang Taruna dan anak-anak Desa Gantarang.

Sosialisasi pernikahan dini dilakukan untuk melakukan edukasi dan mencegah banyaknya tingkat pernikahan dini, hal ini diketahui dari Nurhidayah salah satu mahasiswa KKN-P Desa Gantarang selaku inisiator kegiatan.

“Tujuan kegiatan ini di laksanakan yaitu untuk melakukan edukasi kepada para anak-anak, pemuda dan orangtua di Desa Gantarang, guna untuk mencegah banyaknya tingkat pernihan dini,” ujar Nurhidayah

Baca Juga:  79 Polisi dan 30 Brimob Akan Mengawal Proses Pemungutan Suara Ulang di Desa Aska

Tambahnya ia berharap semoga sosialiasi yang digelar dapat membuat masyarakat tahu dampak dari pernikahan dini.

“dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan mampu membantu masyarakat dalam mengetahui bagaimana dampak dari pernikahan dini dari segi ekonomi, psikologis maupun kesehatan,” tandasnya.

Adapun yang menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut yaitu Firman S.,Kom.I salah satu penyuluh agama kecamatan Sinjai Tengah.

Baca Juga:  Jadi Penyelam Termuda, Bocah Asal Makassar Pecahkan Rekor Dunia

Dalam pemaparannya ia memberikan edukasi tentang bagaimana perlunya memikirkan dampak negatif yang diakibatkan dari pernikahan dini diantaranya, dari segi ekonomi, membuat anak mengalami perceraian karena belum mampu menafkahi istrinya, dari psokologis anak lebih mudah stress dan depresi.

Penulis: Firdaus

Komentar