SINJAI, Jendela Satu— Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Syafi’I Ma’Arif Cabang Sinjai Geram atas Insiden spanduknya yang hilang.
Mereka geram lantaran spanduk ukuran 3×2 dan 2×3 itu menyampaikan pesan penyambutan kepada para mahasiswa baru tahun akademik 2025-2026.
Ia memasang spanduk itu di halaman kampus UIAD Sinjai, Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai.
Tujuannya untuk mengucapkan selamat datang mahasiswa baru di lingkungan kampus.
Spanduk itu mereka pasang pada Jumat Subuh (05/09/2025) namun hilang tanpa diketahui penyebabnya.
“Tadi Subuh kata warga spanduk itu, masih ada, nanti pagi hari baru sudah tidak ada lagi di lokasi,” terang Ketua Bidang PTKP HMI Komisariat Syafi’i Ma’Arif, Nabil Pratama.
Dikatakan, Nabil, bahwa tali rapiah bekas guntingan spanduk masih tersisa di lokasi tempat spanduk itu terpasang.
Nabil mengatakan ini bukan persoalan kerugian material biaya percetakan dan pemasangan spanduk, melainkan ini mencederai nilai-nila demokrasi, pelarangan menyampaikan pesan di depan umum.
“Jika ada pelarangan harusnya semua spanduk dihilangkan, tapi kenapa cuman spanduk kami yang hilang,” ujarnya.
Ia menilai hal itu menjadi sebuah masalah, lantaran kebebasan menyampaikan pesan ialah bagian demokrasi.
Sementara penghilangan atau pengambilan spanduk, sebuah tindakan mencederai demokrasi.
“Apalagi ini dunia kampus, tempat mengasah gagasan ide dan menimbah ilmu,” tegasnya.
Nabil tak mau menduga-duga siapa dalang pengambilan spanduk tersebut, ia hanya berharap agar kejadian serupa tak terulang lagi.





Komentar