SINJAI, Jendela Satu— Kondisi bangunan Unit Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sinjai Selatan memprihatinkan.
Pasalnya, bangunan unit BRI Cabang Sinjai Selatan yang direnovasi pada tahun 2020 lalu, kini tak lagi difungsikan.
Padahal renovasi bangunan tersebut menelan anggaran 1,8 Miliar.
Bangunan bertingkat tersebut runtuh pada 21 Oktober 2025.
Diketahui bahwa pelayanan BRI Sinjai Selatan di pindahkan di depan bangunan lama.
Dari Pantauan Jendela Satu.Com, bangunan tersebut kini telah diratakan secara keseluruhan.
Unit BRI Cabang Sinjai Selatan berlokasi di Desa Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan.
Pinggiran bangunan kini telah ditutup dengan seng.
Hal tersebut tuai sorotan dari warga setempat, Agus.
“Itu menghabiskan uang negara saja,” ucapnya.
Agus juga meminta agar, bangunan itu diperiksa oleh pihak yang berwenang.
“Patut diperiksa, tahapan pembangunannya habiskan anggaran miliaran, namun kondisi bangunannya mudah runtuh,” jelasnya.
Dikatakan agus, bahwa hal tersebut diduga dikerja tidak sesuai rencana pembangunan.
“Diduga bangunan tersebut tidak sesuai RAB, olehnya itu kami meminta agar pihak yang berwenang mengusut tuntas pelaksana bangunan tersebut.”
Agus berharap jika unit BRI Sinjai Selatan dibangun kembali, ia meminta agar lebih mementingkan kualitas bangunan.
Terpisah, Pimpinan Cabang BRI Sinjai HM Dandy Wardan mengatakan bahwa bangunan adalah wewenang BRI RO Makassar
“Kewenangan bukan lagi di BRI Sangiaserri atau BRI Sinjai. Karna susah dialihkan ke BRI RO Makassar,” tulisnya saat dikonfirmasi, Kamis (11/12/2025).
Sampai berita diturungkan pihak BRI RO Makasaar yang berusaha dikonfirmasi namun belum menanggapi.







Komentar