oleh

Keresahan Bersejerah Warga Tellulimpoe Diungkap Anggota DPRD Sinjai Saat Rapat Paripurna, Minta Untuk Diusut

Editor:

SINJAI, Jendela Satu— Anggota DPRD Sinjai dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Sinjai Timur–Tellulimpoe, Saldi, menyoroti maraknya kasus pencurian ternak yang meresahkan masyarakat, khususnya di Kecamatan Tellulimpoe, Senin, (30/03/2026).

‎
‎Hal tersebut disampaikan Saldi dalam rapat paripurna DPRD Sinjai terkait laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2025 yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Sinjai.
‎
Dalam paripurna ini juga dihadiri oleh Kapolres Sinjai, AKBP. Jamal Fathur Rakhman dan jajaran forkopimda.
‎
‎Dalam penyampaiannya, Saldi mengaku prihatin atas meningkatnya kasus pencurian ternak yang hingga kini dinilai belum mendapat penanganan serius.
‎
‎“Kami sangat prihatin dengan maraknya pencurian ternak di Tellulimpoe. Ini sudah sangat meresahkan warga,” ujar Saldi.
‎
‎Ia mengungkapkan bahwa pihaknya bersama masyarakat bahkan telah mengantongi nama terduga pelaku.
‎
‎Namun, laporan yang telah disampaikan ke pihak kepolisian, baik di tingkat polsek maupun polres, belum mendapat tindak lanjut yang memuaskan.
‎
‎“Kami sudah melapor ke polsek dan polres, tapi belum ada tindak lanjut. Bahkan kami sudah menyebutkan nama yang diduga terlibat,” jelasnya.
‎
‎Karena itu, Saldi bersama warga berencana membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi dengan melaporkannya ke Polda.
‎
‎“Langkah selanjutnya, kami akan ke Polda untuk melaporkan hal ini agar segera ditangani secara serius,” tegasnya.
‎
‎Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat, terutama terkait persoalan yang menyentuh langsung kehidupan warga.
‎
‎Saldi yang dikenal aktif turun ke lapangan ini menjadikan isu pencurian ternak sebagai salah satu perhatian utamanya.
‎
‎

Komentar