SINJAI, Jendela Satu— Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sinjai akan tinjau pelaku UMKM Alun-Alun Sinjai gegara pencabutan pendistribusian air.Hal tersebut disampaikan oleh Kadis Disperindag, Andi Mandas.
“Sebentar saya tugaskan staf turun menelusuri informasi tersebut,” tulisnya saat dikonfirmasi, Rabu (07/04/2026).
Sebelumnya, pelaku UMKM Alun-Alun Sinjai keluhkan pelayanan PDAM Sinjai.
Pasalnya, di 24 UMKM di Alun-Alun Sinjai terdampak gegara distribusi aliran air ke pelaku usaha.
Salah satu pelaku UMKM Alun-Alun Sinjai, Rudi mengatakan bahwa pencabutan distribusi air tersebut tanpa adanya pemberitahuan.
“Seluruh UMKM di Alun-Alun Sinjai mengeluh,” ucap Rudi.
Rudi mengatakan kondisi ini menghambat proses penjualan ke seluru UMKM di Alun-Alun Sinjai.
“Sangat menghambat, ketika kami cuci gelas kopi dan piring kitanya pake air galon,” jelasnya.
Hal yang sama di katakan oleh sala satu pekerja di Alun-Alun, Emmang bahwa kondisi ini tak seharusnya di lakukan PDAM.
“Pembayaran kami kan lancar, tapi air malah di cabut, ini kan miris,” ujarnya.
Terpisah, Direktrur Perumda Air Minum (PDAM) Titra Sinjai, Nasrullah Mustamin mengatakan bahwa terdeteksi ada penunggakan pembayaran.
“Kalau sudah tindakan pencabutan kemungkinan menunggak di atas 3 bulan,” singkat Nasrullah saat di konfirmasi.
Diketahui, Direktur PDAM Sinjai, Nasrullah Mustamin baru saja menjabat kembal sebagai Direktur PDAM.
Nasrullah dilantik kembali jadi direktur PDAM oleh Bupati Sinjai pada Rabu 31/12/2025.
Kini Nasrullah memasuki empat bulan masa menjabat di PDAM.





Komentar