SINJAI, Jendela Satu — Kondisi rumah warga kurang mampu di Dusun Sapulambere, Desa Puncak, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai rata dengan tanah setelah dilalap si jago merah.Insiden menimpa rumah milik Ramli (40).
Kebakaran diperkirakan sekitar pukul 20:00 WITA.
Saat kebakaran Ramli tak berada di rumahnya
Herlina, istri dari Ramli juga tak berada di rumahnya.
Karena api dengan cepat menyebar, sehingga warga setempat kewalahan untuk memadamkan kebakaran tersebut.
Kartini, warga setempat mengatakan bahwa kondisinya setelah kebakaran rata dengan tanah.
“Hanya tinggal puing-puing, dan abu. Habis dilalap api,” ujar Kartini saat dikonfirmasi lewat via WhatsApp.
Dikatakan Kartini bahwa kini korban hanya ke rumah tetangga sekaligus kerabatnya.
“Kini ia ke rumah kerabatnya,” lanjutnya.
Hal yang sama disampaikan oleh Kepala Desa Puncak, Andi Muh Idris.
“Benar warga kami kini berduka, rumah kancing miliknya kini rata dengan tanah,” ujar Andi Muh Idris.
Lebih lanjut, Andi Muh Idris mengatakan bahwa beruntung satu unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Sinjai Selatan dengan cepat datang ke lokasi.
“Alhamdulillah, tidak menyebar ke rumah warga lainnya,” tambahnya.
Sekedar diketahui bahwa keluarga Ramli keluarga kurang mampu.
Terpisah Kabid Damkar Sinjai, Misbahuddin membenarkan insiden tersebut.
“Setelah Damkar mengetahui insiden tersebut langsung ke lokasi untuk memadamkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Misbahuddin, bahwa insiden terjadi diduga dipicu oleh korsleting listrik.
“Diduga korsleting listrik,” jelasnya.
Dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa hanya saja kerugian material puluhan juta.
“Kerugian material diperkirakan kurang lebih Rp 50 juta,” tandasnya.





Komentar