SINJAI, Jendela Satu— Duka mendalam menyelimuti warga Desa Botolempangan, Kecamatan Sinjai Barat, setelah musibah kebakaran yang menghanguskan 4 unit rumah dan merenggut 1 korban jiwa.Merespons musibah tersebut, Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Sinjai, Agus, SE., turun langsung mengunjungi lokasi kejadian dan menemui para korban, Selasa (21/10/2026).
Kedatangan Agus di lokasi disambut langsung oleh para korban yang didampingi oleh Kepala Desa Botolempangan, Sudirman. R.
Dalam kunjungannya, Agus tidak hanya melihat langsung kondisi puing-puing rumah yang terbakar, tetapi juga memberikan penguatan moral dan bantuan kepada keluarga yang terdampak.
Ia menyampaikan belasungkawa yang mendalam, khususnya kepada keluarga korban jiwa, serta berharap para korban diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.
“Semoga diberikan kekuatan dan ketabahan atas musibah yang menimpanya, tentunya kami akan hadir ditengah-tengah masyarakat,” ujar Agus.
selain dari itu, Agus juga membantu korban dengan seadanya.
“Kami bantu korban sembako selain itu kami bantu material,” lanjutnya.
Sementara itu, salah satu korban kebakaran mengungkapkan rasa haru dan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan.
“Kehadiran serta bantuan moral maupun materi yang Bapak berikan sangat berarti dan menguatkan kami di masa sulit ini dan kami mengucapkan banyak terima kasih,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kebakaran hebat melanda Dusun Karampuang, Desa Botolempangan, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Senin (19/10/2026) dini hari.
Berdasarkan Laporan Kejadian Kebakaran Rumah dan Lahan dari BPBD Kabupaten Sinjai, kebakaran terjadi sekitar pukul 01:30 Wita.
Api yang awalnya membakar rumah warga dengan cepat merambat ke area lahan dan kawasan hutan di sekitar permukiman.
Pos Pemadam Kebakaran yang menerima laporan langsung menerjunkan 2 unit armada Damkar bersama warga setempat berupaya memadamkan api.
Akibat kejadian ini, 4 unit rumah milik 4 Kepala Keluarga (KK) atau 10 jiwa ludes terbakar, 1 orang meninggal dunia karena tidak sempat menyelamatkan diri, 4 unit motor ikut terbakar, jaringan listrik rusak, dan sekitar 1 hektar lahan dan kawasan hutan terbakar.
Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh arus pendek listrik (korsleting) yang diperkirakan bermula dari rumah atas nama Siming.
Saat ini api telah berhasil dipadamkan. Tiga KK atau 9 jiwa yang selamat untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat. Korban meninggal dunia telah dimakamkan.
Bupati Sinjai bersama BPBD, Dinas Sosial, dan BAZNAS telah menyalurkan bantuan logistik serta bantuan uang tunai kepada korban.
BPBD Sinjai juga menyebutkan kebutuhan mendesak saat ini berupa pemantauan pasca kebakaran untuk antisipasi titik api baru, bantuan logistik, pakaian, tenda, serta perbaikan jaringan listrik oleh PLN Sinjai.






Komentar