SINJAI, Jendela Satu— Warga Kampung Boja dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) mendatangi Kantor Bupati Sinjai.
Kedatangan warga Kampung Boja dan BEM UMSi diterima oleh Asisten I, Asisten II Pemerintahan dan Manajer PLN Sinjai
Tepatnya, di lingkungan Tanassang, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Kamis (19/02/2026).
Kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Sinjai terkait dengan keluhan yang dialami warga Kampung Boja.
Selain dari itu, Ibu rumah tangga juga hadir untuk menyuarakan aspirasi.
Diketahui, bahwa Kampung Boja berada di Dusun Safaere, Desa Puncak, Kecamatan Sinjai Selatan.
Di wilayah tersebut mulai dari Indonesia merdeka, masyarakat di wilayah ini belum merasakan penerang dari arus listrik PLN.
Salah satu warga setempat, Nurdin mengatakan bahwa kedatangan kami disini untuk menyampaikan aspirasi ke Bupati Sinjai.
“Kami sangat kesulitan, di wilayah lain aliran listrik sudah merata, tapi di kampung kami belum,” ucap Nurdin.
Lebih lanjut, Nurdin bawa kami meminta agar pemerintah tidak pilih kasi kepada masyarakat.
“Padahal ini adalah program RAMAH “Sinjai Terang” tapi sampai saat ini belum terealisasi.
Menanggapi keluhan tersebut, Asisten I Irwan Syahrani mengatakan bahwa keluhan tersebut sudah kami terima.
“Kami akan menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan masyarakat, tentunya ini menjadi catatan besar untuk Pemda, namun juga perlu diketahui bahwa terkait keluhan itu berlawanan dengan aturan,” ucapnya.
Hal yang sama di sampaikan oleh, Manajer PLN Sinjai, Ocky Lovyanda bahwa kami menunggu surat rekomendasi, jika surat pembebasan lahan itu sudah ada maka kami akan tindak lanjuti segerah,” jelasnya.
Terpisah, BEM UMSi, Mahdi meminta agar kebijakan publik tetap didahulukan.
“Kami terus mengawal aspirasi ini, tentunya kami menunggu hasil dari upaya pemerintah terkait kelurahan masyarakat di Kampung Boja,” harapnya.
“Pejabat publik selalu melakukan koordinasi ke pusat, namun tidak membuai hasil, olehnya itu jika dengan waktu dekat ini tidak diindahkan maka kami akan melakukan gerakan baru,” tandasnya.





Komentar