SINJAI, Jendela Satu— Warga Kampung Boja, Dusun Safaere, Desa Puncak, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai bersama mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) tuntut pemerintah melakukan sentuhan kebutuhan mendasar di wilayahnya.Hal tersebut disampaikan warga Kampung Boja karna menilai warga di wilayah tersebut tak terlirik pemerintah.
Warga di Kampung Boja mendesak Pemerintah untuk membantu akses listrik dan perbaikan jalan yang selama ini dinilai memprihatinkan.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan warga setempat, Nurdin, menyampaikan bahwa kampung boja masih belum terjangkau jaringan listrik secara memadai.
“Kondisi ini menyulitkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan belajar bagi anak-anak pada malam hari,” ucapnya, Selasa (10/03/2026).
Selain masalah listrik, warga juga menyoroti kondisi jalan desa yang rusak parah dan berlubang. Saat musim hujan, jalan tersebut sering tergenang air sehingga sulit dilalui kendaraan, termasuk kendaraan pengangkut hasil pertanian.
“Kami berharap pemerintah segera memperhatikan kondisi ini. Jalan dan listrik adalah kebutuhan dasar bagi masyarakat,” ujar Nurdin.
Pemerintah desa menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan mengajukan usulan perbaikan jalan serta pembangunan jaringan listrik kepada pemerintah daerah terkait.
Warga berharap agar tuntutan tersebut segera direalisasikan demi meningkatkan kesejahteraan dan kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat di kampung boja
Sementara, BEM UMSi, Mahdi akan membantu masyarakat mengawal aspirasi tersebut.
“Tentunya ini adalah hal yang harus ditilik pemerintah, kami akan kawal terus sampai ada titik kejelasan,” tandasnya.





Komentar