SINJAI, Jendela Satu— Terkait Keluhan warga Kampung Boja, Dusun Safaere, Desa Puncak, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai menunggu rekomendasi Bupati.Hal tersebut disampaikan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sinjai.
Hal tersebut disampaikan Oleh Ketua DPRD Sinjai, Andi Jusman.
“Kita di DPRD menunggu surat permohonan Pemda ke kehutanan Provinsi dan kementrian kehutanan,” tulisnya saat di konfirmasi Via WhatsApp (WA), Sabtu (14/03/2026) malam.
Hal yang disampaikan oleh, Manajer PLN Sinjai, Ocky Lovyanda bahwa dirinya telah bermohon ke Pemda.
“Kami sudah bermohon secara bersurat di Pemda untuk dapat akses untuk jaringan listrik di Boja,” jelasnya.
Dikatakan Ocky bahwa hal tersebut telah diteruskan Pemda, disitulah muncul beberapa opsi.
“Kami masih menunggu arahan Bupati dari Umrah.
Diketahui, bahwa warga Kampung Boja telah mendatangi kantor Bupati untuk menyampaikan aspirasi.
Warga kampung Boja, menyampaikan dua hal pokok yang menjadi keresahannya.
Mereka meminta Pemerintah agar pembangunan di Sinjai dilakukan secara merata.
Padahal, hal itu adalah program unggulan pemerintah, diantaranya “Pembangunan Secara Merata dan Sinjai Terang”.
Diantaranya, meminta agar infrastruktur jalan di perbaikan dan menyambungkan arus listrik.
Diketahui, bahwa di Kampung Boja ada 88 Kartu Keluarga (KK) dan kurang lebih 200 warga wajib pilih.
Hal itulah warga kampung Boja sangat membutuhkan dua aspirasi tersebut.
Tak hanya itu, dua fasilitas umum, Masjid dan Sekolah SDN 45 Jarak Jauh juga tak teraliri listrik.
Akibatnya, jika warga tidak mendengar saat azan di Masjid. Di sekolah itu pun belum menggunakan alat canggih Karna keterbatasan listrik.
Olehnya itu, warga berharap agar Pemerintah Kabupaten Sinjai segerah melakukan aksi nyata terkait keluhan masyarakat.
Sampai berita diterbitkan, belum ada respons dari Bupati Sinjai.






Komentar