oleh

Warga Minta Polisi Tindak Tegas Pengancaman yang Diduga Dipicu Balas Dendam di Sinjai Timur

Editor:

SINJAI, Jendela Satu— Kasus pengrusakan yang dilakukan oleh sekelompok pemuda di Lingkungan Bilopa, Kelurahan Samataring, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai menjadi ancaman serius bagi Rapi dan kerabatnya.Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi keluarga Rapi karena aksi yang dilakukan oleh sekelompok pemuda yang menyerang rumah Rapi dengan brutal.

Akibatnya, jendela rumah Rapi mengalami kerusakan karna dilempar menggunakan batu.

Selain dari itu, satu unit Yamaha Fino juga dirusak.

Salah satu warga setempat sekaligus kerabat Rapi, mengatakan bahwa sekelompok pemuda tersebut juga mengatakan bahwa nyawa harus dibayar dengan nyawa.

“Kami sudah melaporkan kejadian tersebut di Polres Sinjai,” ujar Hamka saat dikonfirmasi lewat Via Telpon, Sabtu (05/06/2026).

Lebih lanjut Hamka mengatakan bahwa Polisi bertindak sebelum ada hal yang tidak diinginkan.

“Kami berharap agar APH segera bertindak untuk mengamankan terduga pelaku agar tidak terjadi hal yang diinginkan,” harapnya.

Dikatakan Hamka bahwa kondisi ini memicu desakan kuat agar pimpinan kepolisian segera mengambil tindakan tegas.

Sebelumnya diberitakan bahwa Insiden tersebut terjadi pada Jumat (05/06/2026) sekitar pukul 01.00 WITA dini hari.

Rumah yang menjadi sasaran amukan tersebut adalah milik seorang warga bernama Daeng Rapi.

Aksi pengerusakan ini diduga kuat dipicu oleh motif balas dendam terkait kasus pembunuhan yang terjadi belasan tahun silam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Jendela Satu.com, aksi penyerangan dan pengerusakan ini diduga dilakukan oleh anak dari korban pembunuhan yang terjadi pada tahun 2014 silam, di mana Daeng Rapi diduga sebagai pelakunya.

Kedatangan terduga pelaku bersama kelompoknya ke lokasi kejadian memberontak dan merusak bangunan rumah milik Daeng Rapi.

Diperkirakan ada sekitar 6 (enam) orang yang diduga terlibat sebagai pelaku dalam aksi pengerusakan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pihak keluarga korban pengerusakan telah resmi melayangkan laporan ke pihak berwajib.

“Kami sudah melaporkan,” tulis Hamka saat dikonfirmasi.

Komentar