oleh

Aksi Unras HMI di PMD Sinjai Berakhir Ricuh, Jendlap: Kami Akan Datang Dengan Jumlah Massa Lebih Banyak

Editor:

SINJAI, Jendela Satu— Aksi Unjuk Rasa (Unras) HMI Cabang Sinjai, di depan Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sinjai, berakhir ricuh. Senin, (7/03/2022).

Aksi yang sebelumnya berjalan damai ini, bermula dari aksi saling dorong antara aparat keamanan dengan Massa HMI, yang memaksa masuk ke dalam Kantor PMD.

Aksi saling dorong-mendorong antara aparat keamanan, dengan massa HMI tidak terelakkan.

Baca Juga:  Diduga Ada Upaya Pengaburan Kasus Dana Ummat di Sinjai Ditengah Pembengkakan Jumlah Kerugian Negara

Sekitar 1 menit, aksi dorong mendorong tersebut kembali bisa diamankan.

Kabid PTKP HMI Cabang Sinjai, Erdhink Hidayat, mengatakan pihaknya akan mengelar konsolidasi dan akan melakukan aksi susulan dengan massa yang lebih banyak lagi.

“Selaku penanggung jawab aksi, kami akan terus mengawal sampai apa yang menjadi tuntutan kami mendapat titik yang terang,” ujarnya.

Baca Juga:  Kekurangan Biaya, Bocah Penderita Pembengkakan Perut di Sinjai Butuh Uluran Tangan Berobat

Diberitakan sebelumnya, HMI Cabang Sinjai, menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas PMD Sinjai.

Aksi yang dilakukan oleh puluhan massa HMI Cabang Sinjai itu digelar dalam rangka menolak kartu vaksin sebagai syarat pemilih Pilkades yang akan digelar 17 Maret mendatang.

Dalam orasinya, Ketua HMI Cabang Sinjai, Irfan, mengatakan  pihaknya menolak kartu vaksin sebagai syarat memilih Pilkades. Karena menurutnya, surat edaran tersebut tidak sesuai dengan regulasi pelaksanaan Pilkades.

Baca Juga:  Damkar Evakuasi Ular Sanca 5 Meter dari Rumah Warga di Sinjai Utara

“Tidak ada di Peraturan Daerah (Perda) maupun di Peraturan Bupati (Perbup) terkait wajib vaksin, jadi untuk pemilihan pilkades harus berdasar regulasi yang sudah ditetapkan,” katanya.

Komentar