oleh

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sinjai: Tingkatkan Kewaspadaan

Editor:

SINJAI, Jendela Satu— Kapolres Sinjai, AKBP. Rachmat Sumekar, menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam seperti banjir dan longsor mengingat tingginya curah hujan akhir-akhir ini di Wilayah Kabupaten Sinjai. Senin, (13/6/2022).

Kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Sinjai agar senantiasa selalu waspada dan peka terhadap kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat ini.

“Kami menghimbau pada seluruh masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan kepekaannya terhadap kondisi cuaca ekstrim yang terjadi saat ini, khususnya terhadap dampak yang dapat di timbulkan,” katanya.

Baca Juga:  Bimtek Disidik Sinjai Bersama FOPPSI Hadirkan Pemateri Dari Kemendikbud

Menurutnya, Kabupaten Sinjai dipetakan sebagai daerah rawan banjir dan longsor karena memiliki aliran sungai, perbukitan dan pegunungan. Apabila curah hujan tinggi, tentu berpeluang sungai meluap sehingga dapat menimbulkan banjir dan longsor. Katanya.

Peningkatan kewaspadaan itu kata dia, guna mengurangi risiko kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan materi cukup besar.

Baca Juga:  Kasat Binmas Polres Sinjai Pimpin Upacara Pelantikan Pramuka Saka Bhayangkara Cabang Sinjai

“Kami minta kerja sama, baik pemerintah maupun seluruh lapisan masyarakat untuk mengantisipasi serta bersiaga menghadapi bencana yang kapan pun bisa terjadi tersebut,” katanya.

Kapolres Sinjai juga meminta warga yang tinggal di daerah rawan bencana alam agar meningkatkan kewaspadaan sehubungan meningkatnya curah hujan. Peluang hujan berlangsung pagi, siang, sore, malam dan dinihari dengan kapasitas ringan,sedang dan lebat.

Baca Juga:  Brimob Bone Terjunkan 30 Personilnya Kawal PSU Pilkades Aska Sinjai

“Kami yakin dengan meningkatkan kewaspadaan itu, tentu dapat mengurangi resiko kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa,” ujarnya.

Kapolres Sinjai juga menghimbau kepada warganya untuk senantiasa menjaga kelestarian alam dengan tidak melakukan penebangan serta penambangan liar khususnya di daerah pegunungan.

“Dengan menjaga kelestarian alam, tentu dapat mengurangi resiko bencana, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa,” pungkasnya.

Penulis: Taqwa Ainun

Komentar