oleh

Kampus IAIM Sinjai Soroti Kinerja PDAM

Editor:

SINJAI, Jendela Satu- Presiden Mahasiswa Insitut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinja, menyoroti kinerja PDAM. Rabu, (23/11/2022).

Pasalnya, sudah beberapa bulan distribusi air PDAM Sinjai terhambat dibeberapa titik, salah satunya di Kampus IAIM Sinjai.

Hal ini menyebabkan banyak keluhan mulai dari mahasiswa, dosen, hingga pimpinan kampus mengenai terhambatnya kontribusi air.

Presma IAIM Sinjai, Andi sribulan BM, mengatakan bahwa sudah beberapa bulan ini air di kampus dan beberapa sekretariat Ormawa tak mengalir.

Baca Juga:  Bahayakan Pengendara, Polisi Tutup Lubang Jalan di Bone

“Hal ini tentu saja menjadi keresahan terkhusus bagi teman-teman yang bersekretariat disekitar kampus dan sangat bergantung terhadap perairan dikampus,” katanya.

“Selain itu aktivitas kemahasiswaan di Kampus juga  terkendala, terutama saat waktu sholat. Mahasiswa harus keluar kampus untuk sholat karna air dikampus tidak mengalir. Ini tentunya menjadi keresahan dan problem yg sangat mengganggu bagi teman-teman Mahasiswa,” ucapnya.

Baca Juga:  Aktivis Klaim yang Paling Merusak Bumi Adalah Pemerintah

Ia juga menambahkan jika dalam waktu dekat belum ada tindak lanjut dan solusi konkrit dari pihak PDAM mengenai problem tersebut, maka pihak mahasiswa akan terus mendesak pihak PDAM.

“Jika dalam waktu dekat belum ada tindak lanjut dan solusi konkrit dari pihak PDAM mengenai problem tersebut, maka pihak mahasiswa akan terus mendesak pihak PDAM,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur PDAM Sinjai, Nasrullah mengungkapkan bahwa ada beberapa titik tidak terjangkau aliran air, karna pasokan air dari Balangtieng terhenti sekitar seminggu yang lalu.

Baca Juga:  Memasuki Musim Penghujan, Brimob Bone Antisipasi Terjadinya Bencana Alam

“Memang tidak terjangkau aliran, karna pasokan air dari Balangtieng terhenti sekitar seminggu, dan juga ada kerusakan sambungan pipa transmisi. Alhamdulillah sejak hari Minggu sudah bisa dialiri air cuma masih dalam proses mengisi pipa, hari ini 10-20 liter perdetik,” pungkasnya.

Komentar