oleh

Bantuan Sosial di Kabupaten Sinjai Tetap Berlanjut Tahun Ini

Editor:

SINJAI, Jendela Satu— Berbagai program Bantuan Sosial yang digulirkan Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia tahun 2023 tetap berlanjut.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sinjai Andi Muhammad Idnan saat ditemui di Ruang Kerjanya, mengatakan bahwa bantuan sosial ini disalurkan kepada masyarakat sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan.

Dikatakan, Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Sinjai jumlah penerima bantuan tahun ini berkisar 11.623 rumah tangga sasaran (RTS),  Bantuan Sosial Pangan (BSP) atau sebelumnya dinamakan BPNT berkisar 21 ribu penerima bantuan dan program ketahanan pangan juga berkisar sekitar 21 ribu orang.

Baca Juga:  Waduh! Ratusan Jeregen Diduga Jadi Tempat Penimbunan Solar di Kajuara 'Dihilangkan', Siapa Dibelakangnya?

“Untuk bantuan PKH dan BSP penyaluran  triwulan pertama sudah disalurkan sebelum lebaran, penyalurannya melalui Bank Himbara yaitu melalui Bank BRI,  Bank BNI dan PT Pos,” jelasnya, Jumat (12/5/2023).

Khusus untuk program BSP,  lanjut Idnan, bentuk penyalurannya mengalami perubahan.  Jika tahun lalu disalurkan dalam bentuk barang,  ditahun ini disalurkan dalam bentuk uang tunai.

Baca Juga:  Damkar Sinjai Ungkap Penyebab Kebakaran Toko Mebel di Sinjai Utara

Sementara untuk program Ketahanan Pangan bantuannya berupa beras dalam rangka menjaga ketahanan pangan dan mencegah inflasi. Untuk penyalurannya telah dilakukan hingga bulan April 2023.

“Jumlah penerima bantuan  bansos untuk tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun lalu.  Seperti program PKH tahun lalu sekitar 10 ribu penerima,  tahun ini menjadi 11 ribu penerima bantuan,” ucapnya.

Baca Juga:  Satpol PP Sinjai Gencar Razia Hewan Ternak Berkeliaran

Bertambahnya jumlah penerima manfaat bukan disebabkan oleh semakin banyaknya warga miskin. Melainkan cakupan program bansos yang ditambah oleh Kementrian Sosial berdasarkan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) yang diupdate oleh Pemerintah desa.

Andi Idnan menambahkan untuk program BPJS Kesehatan, Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibayarkan oleh APBN jumlahnya 114.969 jiwa sedangkan PBI APBD Kabupaten jumlahnya 91.480 jiwa.

Komentar