oleh

Dinkes dan KPAD Sinjai Periksa Tahanan Lapas Kelas IIB untuk Cegah AIV/AIDS

Editor:

SINJAI, Jendela Satu— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sinjai menggelar kegiatan sosialisasi dan skrining HIV bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIB Sinjai.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia tahun 2025.

Dalam kegiatan tersebut Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Sinjai bekerjasama dengan Dinas Kesehatan.

Kegiatan yang menyasar 190 orang warga binaan ini bertujuan meningkatkan pemahaman, kewaspadaan, serta deteksi dini penularan HIV di lingkungan pemasyarakatan.

Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS di Kabupaten Sinjai.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kadinkes Sinjai, dr. Emmy Kaltahara Malik yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua KPAD Sinjai.

“Penting malukan edukasi dan skrining sebagai langkah strategis untuk memutus mata rantai penularan HIV/AIDS dan memastikan warga binaan mendapatkan penanganan kesehatan yang memadai,” ucapnya.
Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan oleh Dinas Kesehatan melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) yang dipimpin oleh Kabid P2P, Ibu Akhirani, SKM., M.Kes. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen lintas sektor dalam memberikan akses layanan kesehatan yang merata, termasuk bagi warga binaan.

Materi sosialisasi dibawakan oleh Ketua Perhimpunan Konselor VCT HIV Indonesia Cabang Sinjai, dr. Sudirman, Ph.D, yang memberikan pemahaman mendalam mengenai HIV/AIDS, cara penularan, pencegahan, serta pentingnya pemeriksaan berkala. Penyampaian materi dikemas secara interaktif sehingga warga binaan dapat lebih mudah memahami pesan yang disampaikan.

Skrining HIV dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih dari Dinas Kesehatan Sinjai.

Melalui kegiatan ini, diharapkan WBP Lapas Kelas IIB Sinjai semakin paham dan peduli terhadap upaya pencegahan HIV/AIDS, serta dapat menjadi agen edukasi kesehatan ketika kembali ke masyarakat.

Komentar