SINJAI, Jendela Satu— Videotron di Sinjai, Sulawesi Selatan dikeluhkan warga.
Pasalnya, Videotron tersebut baru terpasang namun sudah tidak stabil.
Padahal, Videotron tersebut menelan anggaran Rp 800 Juta.
Dana tersebut dibangun menggunakan anggaran APBD Kabupaten Sinjai .
Videotron dipasang tepatnya di Taman Karampuang, Kecamatan Sinjai Utara.
Sekedar diketahui, bahwa Videotron dikerjakan oleh CV DAF dengan nilai anggaran mendekati Rp1 miliar.
Tak cukup berapa hari Videotron dikabarkan rusak.
“Bangunan tersebut hanya menguras keuangan daerah,” ucap salah satu warga, Akbar, Rabu (18/03/2026).
Lebih lanjut Akbar bahwa selain dari menguras keuangan masih banyak hal yang lebih produktif dibangun di Sinjai.
“Banyak yang lebih penting kebanding Videotron, sala satunya jembatan yang jebol di yang tidak jauh dari lokasi tersebut, itu kan nyaris memakan korban,”jelasnya.
Itu kan membahayakan pengendara, tentunya itu lebih porositas di perbaiki,” kata Akbar.
Akbar meminta agar Pemerintah Kabupaten Sinjai harus mempertimbangkan pembangunan sesuai kondisi di Sinjai.
“Di Sinjai kan defisit anggaran, olehnya itu Pemerintah harus memprioritaskan pembangunan, masa Videotron di bangun, padahal ada juga warga di Sinjai Tengah yang kerja swadaya jembatannya,” lanjut Akbar.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sinjai, Mansur, menegaskan bahwa videotron saat ini telah diperbaiki dan kembali berfungsi normal.
“Maaf, bukan videotron bermasalah, tapi tegangan voltase dari PLN. Dan saat ini masih masa uji coba karena kontrak pekerjaan selesai sampai 25 Maret 2026 dan belum ada pembayaran sepeser pun,” ujarnya.
Ia juga memastikan bahwa pihak kontraktor telah turun langsung melakukan perbaikan serta mengirimkan teknisi untuk memastikan perangkat tersebut kembali beroperasi dengan baik.






Komentar