oleh

Warga dan Mahasiswa hingga Bupati Sinjai Desak PLN Sinjai Segera Bersurat ke Provinsi Terkait Kendala Distribusi Listrik di Boja

Editor:

SINJAI, Jendela Satu—  Warga Kampung Boja bersama Badan Eksekutif Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sinjai (BEM UMSi) mendesak PLN Sinjai untuk segerah bersurat ke kementrian kehutanan terkait kendala teknis rencana pendistribusian arus listrik di Kampung Boja, Dusun Safaere, Desa Puncak, Kecamatan Sinjai Selatan.Hal tersebut disampaikan oleh warga Boja, Nurdin setelah menggelar audiensi bersama Bupati Sinjai, Senin (06/04/2026).

“Kami meminta agar apa yang menjadi kendala untuk pendistribusian listrik di Boja segerah ditindaklanjuti,” ucap Nurdin.

Mewakili masyarakat, Nurdin menyampaikan banyak terimakasin kepada Bupati Sinjai.

“Alhamdulillah, respons Bupati baik, di mana beliau telah bersurat ke Provinsi terkait dengan dugaan alasan hutan lindung PLN dan Bupati Sinjai menyampaikan dirinya garda terdepan mengawal keluhan warga Kampung Boja,” kata Nurdin.

Terpisah, BEM UMSi, Mahdi mengatakan hal yang sama, semoga yang menjadi kendala bisa terselesaikan agar warga Kampung Boja bisa merasakan arus listrik.

“Kami berharap ini bukan hanya sekedar ucapan, kami tunggu pembuktiannya,” harap Mahdi.

Mahdi pun menegaskan bahwa PLN Sinjai segerah melakukan langkah kongkret.

“Inikan sudah jelas, di mana yang bersangkutan telah dihadirkan oleh Bupati Sinjai. Di mana Bupati menyampaikan bahwa ini tinggal langka PLN untuk bersurat agar pengurusan administrasi selesai dan mendistribusikan listrik,” jelas Mahdi.

Dalam audiensi turut hadir PLN Sinjai, Kepala Dinas DLHK, UPH Tangka.

Sementara, Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif menjelaskan bahwa apa yang menjadi keresahan warga kampung Boja telah ditindaklanjuti.

“Kami telah bersurat ke Provinsi terkait dengan titik akses jalan yang terindikasi masuk hutan lindung,” ucapnya.

Dikatakan Hj. Ratnawati bahwa kami terbuka dan merespon apa yang menjadi keluhan masyarakat, namun tindak lanjutannya harus sesuai regulasi.

“Jadi kami hanya mengawal aspirasi ini, dan bahkan jauh sebelumnya ini sudah masuk dalam catatan kami. Untuk saat ini kami meminta agar PLN Sinjai untuk segerah bersurat ke Provinsi,” jelasnya.

Terpisah, Niaga dan Pelayanan Pelanggan (Terniaga) PLN, Rido Hidayah mengatakan akan menyampaikan hasil audiensi pada pimpinan.

“Kami akan menyampaikan ke pimpinan hasil audiensi hari ini untuk selanjutnya dibahas secara internal terkait kelayakan teknis dan prosedur yang harus ditempuh,” terang Ridho Hidayah.

Ridho mengakui adanya kendala teknis dan administratif untuk memasang infrastruktur listrik di Kampung Boja karena lokasinya berada di kawasan hutan lindung.

“Kami akan tindak lanjuti sesuai dengan penyampaian Bupati Sinjai setelah berkoordinasi dengan Manajer,” tandasnya.

Komentar