SINJAI, Jendela Satu— Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai melalui Dinas Perhubungan resmi menyampaikan peta manajemen rekayasa lalu lintas untuk acara “Malam Takbiran, Pawai Obor Keliling” yang akan digelar, Selasa (26/05/ 2026) malam.Acara yang mengusung tema syiar Islam dan pelestarian tradisi ini diprediksi akan menarik ribuan warga Sinjai.
Guna memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keamanan para peserta, pihak Dinas Perhubungan Kab. Sinjai telah menetapkan rute resmi serta area parkir strategis.
Berdasarkan panduan resmi, iring-iringan pawai obor akan melewati jalur memutar dengan rute sebagai berikut:
Titik Awal (Start): Depan Masjid Agung Nujumul Ittihad Sinjai.
Bergerak menyusuri Jl. Persatuan Raya ke arah Tugu Sinjai Bersatu (melewati Taman Karampuang).
Belok kiri masuk ke Jl. Bhayangkara (melewati depan Polres Sinjai dan Taman Topekkong).
Belok kiri menuju Jl. Jendral Sudirman (melewati Pengadilan, Kantor Samsat, Kejaksaan, Dinas Kesehatan, dan Alun-Alun Sinjai Bersatu).
Belok kiri masuk ke Jl. Doktor Hamka (melewati Rujab Bupati dan Wisma).
Kembali ke Jl. Persatuan Raya (melewati Kantor Pos).
Titik Akhir (Finish): Kembali ke depan Masjid Agung Nujumul Ittihad Sinjai.
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan bagi warga yang ingin ikut serta maupun menonton, petugas telah menyediakan lokasi parkir resmi di sepanjang ruas jalan dan halaman gedung, diantaranya:
Separuh ruas Jl. Emmy Saelan
Separuh ruas Jl. Mandasini
Separuh ruas Jl. Adam Malik
Halaman Gedung Mall Pelayanan Publik
Halaman Gedung Pertemuan
Halaman Kantor Gabungan
Halaman Masjid Agung Sinjai
Dari keterangannya, pihak Dishub Kabupaten Sinjai mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melintas di area pusat kota pada Selasa malam untuk menyesuaikan waktu perjalanan atau mencari jalur alternatif guna menghindari potensi kepadatan di sepanjang rute pawai.
“kepada seluruh masyarakat yang akan melintas di area pusat kota pada Selasa malam untuk menyesuaikan waktu perjalanan atau mencari jalur alternatif guna menghindari potensi kepadatan di
sepanjang rute pawai,” tulisnya.






Komentar