SINJAI, Jendela Satu— Pembangunan Sekolah Rakyat Sinjai diduga langgar Manajemen dan Keselamatan Lalu Lintas (MKLL).Diketahui bahwa Sekolah Rakyat di Sinjai di Pusatkan di Lingkungan Tanassang, Kecamatan Sinjai Utara.
Dalam proses pembangun Sekolah Rakyat, picu keteromaan pengendara untuk melintas di sekitaran area proyek Sekolah Rakyat.
Bagaimana tidak, korban pengendara motor akibat material yang berserakan di badan jalan.
Material yang berceceran di badan jalan berasal dari kendaraan truk pengangkut material yang keluar masuk dari proyek Sekolah Rakyat.
Hal tersebut membuat pengendara kecelakaan.
Seperti yang dialami oleh Rifki.
“Saya jatuh akibat material yang berceceran di badan jalan,” ujar Rifki,
Dikatakan Rifki, bahwa tak seharusnya penanggung jawab tutup mata terkait ancaman tersebut.
“Kami meminta agar penanggung jawab pembangunan Sekolah Rakyat agar membersihkan material jalan mengancam,” harapnya.
Dengan insiden tersebut seharusnya pengelola Sekolah Rakyat Sinjai harus mematuhi aturan dalam menjalankan
Dari pantauan Jendela Satu.com, Selasa (07/07/2026) petugas pengatur lalu lintas untuk memandu kendaraan melewati area lokasi pada proyek tersebut tidak nampak di lokasi.
material juga berceceran di sepan jalan pembangunan Sekolah Rakyat.
Sebelumnya, Penanggung jawab (PIC) proyek Sekolah Rakyat Sinjai angkat bicara terkait material yang berceceran di badan jalan yang mengakibatkan pengendara dua kecelakaan.
“Kami rutin melakukan pembersihan,” tulisnya HSR Officer NK SR Sekoaj Rakyat, Putra, saat dikonfirmasi Via WhatsApp (WA) oleh Jendela Satu.com, Selasa (07/07/2026).
Dikatakan Putra bahwa selain dari rutin membersihkan material yang berceceran di badan jalan, ia juga telah berkoordinasi dengan tokoh masyarakat terkait keluhan pengendara.
“Kami juga telah berkoordinasi dengan tokoh di sekitaran pembangunan Sekolah Rakyat dan tentunya kami akan bersihkan material yang berceceran,” lanjutnya.
Sekolah Rakyat ditargetkan rampung pada Juli 2026.
Anggaran Sekolah Rakyat berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Diketahui bahwa anggaran sekolah rakyat Rp 245 Miliar.
Sekolah Rakyat di Sinjai dibangun dengan luas lahan 7,5 Hektare.
Program presiden Prabowo Subianto tersebut bertujuan untuk memberikan akses akses pendidikan gratis dan berkualitas generasi bangsa.
Selain dari itu untuk Sekolah Rajyat juga bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi dengan membekali siswa melalui pendidikan.
Sekolah tersebut dirancang untuk jadi asrama siswa untuk belajar.
Kini bangunan Sekolah Rakyat masih berproses.






Komentar