oleh

Crew Kapal TB Pratama III Asal Sinjai Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan, Bagaimana Keadaannya?

Editor:

KUTAI BARAT, Jendela Satu— Seorang Crew Kapal TB Pratama III asal kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dilaporkan tenggelam usai terjun di Sungai Mahakam, Kalimantan Timur (Kaltim) sudah ditemukan.

Hal itu diungkapkan oleh Kasi Kedaruratan BPBD Kutai Barat (Kubar), Seldas Limbong, ia mengatakan korban sudah ditemukan kemarin sore.

“Sudah ditemukan pak, kemarin sore,” katanya saat dihubungi, Senin, (10/4/2023).

Baca Juga:  Polsek Tellulimpoe Dianggap Lamban Tangani Kasus, Kapolres Sinjai Hingga Kapolda Diminta Bereaksi

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa korban ditemukan pada hari Minggu 9 April 2023 pukul ±15:50 WITA.

“Tim TRC Gabungan beserta masyarakat menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia (MD) dengan radius ±500 m dari tempat kejadian perkara (TKP). Tim gabungan beserta masyarakat langsung membawa korban dengan menggunakan RB BASARNAS,” jelasnya.

Telah diberitakan sebelumnya pada Jum’at, (4/4/2023), seorang Crew Kapal TB Pratama III, Rahmat Firdaus, dilaporkan tenggelam setelah terjun dari atas ponton ke Sungai Mahakam, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur.

Baca Juga:  Kota Sinjai Banjir Lagi, Begini Respon Warga

Hal itu disampaikan oleh Seldas selaku Kasi Kedaruratan BPBD Kutai Barat melalui release laporannya.

Seldas menjelaskan sebelum Rahmat Firdaus melompat ke sungai Mahakam ia terlebih dahulu meminta maaf kepada seluruh crew.

“Pada hari Jumat tanggal 07 April 2023 sekitar pukul 10.00 WITA, korban atas nama Rahmat Firdaus (29) asal Kabupaten Sinjai, melompat ke sungai Mahakam setelah meminta maaf kepada seluruh crew TB Pratama III,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ada Kabel Kendur di Depan SPBU Biringere, Warga Khawatir Membahayakan

“Kapten TB Pratama III meminta tolong kepada seluruh crew untuk menyelamatkan Rahmat Firdaus. Namun, sampai saat ini tidak dapat ditemukan dikarenakan sudah tenggelam,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Rahmat merupakan warga Desa Sanjai, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai.

Komentar