BULUKMBA, Jendela Satu— Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bulukumba prihatin terhadap kasus yang dialami oleh salah satu kader terbaik Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Minggu (05/05/2024).
Agus Salim, ketua IMM Bulukumba, menegaskan pentingnya transparansi dan kejelasan informasi dalam lingkungan pemerintahan, rakyat bertanya pemerintah seharusnya menjawab.
“Krisis demokrasi yang terjadi di Bulukumba pasca vonis pengadilan terhadap kader HMI menunjukkan ketidakmampuan dalam menerapkan prinsip demokrasi yang mengedepankan klarifikasi terhadap kritik,” ucapnya.
Ketua IMM Bulukumba juga menyoroti penggunaan penjara sebagai tempat terhadap aktivis yang menyuarakan kritik terhadap pemerintahan.
Tidak hanya itu, menurutnya, IMM juga menyampaikan keprihatinan terhadap lembaga pengadilan yang dinilai rabun dalam membedakan mana yang benar dan yang salah.
“Kami menekankan pentingnya pengadilan yang adil dan transparan dalam menegakkan keadilan,” katanya.
Dirinya juga menegaskan bahwa aktivis bukanlah musuh yang harus dipenjarakan, melainkan bagian dari suara yang membangun perubahan positif dalam masyarakat.
“Kami tegaskan, aktivis tidaklah seperti iblis yang dipenjarakan oleh nabi Sulaiman,” tegas Agus.



Komentar