oleh

Potret Ekskavator yang Ditahan Warga Gegara Pelaksana Proyek Irigasi Borongpao Sinjai Tak Bayar Gaji Buruh

Editor:

Sinjai, Jendela Satu— Kondisi proyek pembangunan irigasi permukaan di Dusun Borongpao, Desa Patalassang, Kecamatan Sinjai Timur disinyalir tidak sesuai bestek. Jumat, (4/4/2025).

Hal ditandai dengan ambruknya pekerjaan yang baru dua bulan selesai dikerja ini.

Selain itu diduga juga upah buruh tukang yang bekerja di proyek tersebut belum diberikan.

Dari penelusuran di Lokasi, Jendela Satu menemukan alat berat ekskavator yang diduga milik pelaksana ditahan oleh warga.

Penahanan tersebut lantaran pelaksana proyek belum menerima upahnya.

“Ditahan alat beratnya karena belum dibayar gaji buruhnya,” kata salah seorang warga yang ditemui di lokasi.

Padahal anggaran yang dikerjakan oleh kontraktor CV Duta Sarana tersebut menelan anggaran hingga miliaran rupiah.

Selain itu, jebolnya saluran tersebut dikarenakan tidak adanya pintu air untuk pembuangan aliran air yang deras dari sisi bangunan irigasi.

Pelaksana menggali tanah di samping saluran irigasi hingga menyebabkan tertampungnya air sehingga membuat bangunan menjadi rawan longsor.

“Diduga pengerjaannya asal-asalan saja, pelaksanaan proyek tidak sesuai dengan standar yang diinginkan,” kata Herul.

Irigasi tersebut dikelola oleh CV Duta Sarana, dengan konsultan pengawas PT Indo Pratama Sari.

Irigasi tersebut menelan anggaran Rp 1.520.257.000 (Satu Miliar Lima Ratus Dua Puluh Juta Dua Ratus Lima Tujuh Ribu Rupiah).

Saluran tersebut menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik penugasan irigasi pada tahun 2024.

Editor: Tim

Komentar