SINJA, Jendela Satu— Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sinjai di Kantor Bupati Sinjai berakhir ricuh, Senin (04/05/2026)Kericuhan dipicu oleh saat massa aksi ingin membakar ban bekas di kantor Bupati Sinjai.
Dari pantauan Jendela Satu.com massa aksi melakukan orasi secara bergantian menggunakan pengeras suara.
Dihadapan pengawalan ketat dari laparat Satpol PP dan Kepolisian, situasi mulai memanas saat massa mendesak masuk ke dalam gedung kantor setelah mendapat informasi bahwa pimpinan daerah tidak berada di tempat dengan alasan agenda lain.
“Kami datang dengan data dan tuntutan rakyat, tapi setiap kali kami ke sini, kursi pimpinan selalu kosong. Kami tidak butuh perwakilan yang tidak bisa mengambil kebijakan, kami butuh Bupati,” ucap Jenderal Lapangan, Andi Muh Fauzan salah di tengah kerumunan massa.
Diketahui Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Sinjai melakukan aksi demonstrasi dengan tuntutan diantaranya
-Mendesak bupati sinjai segera melakukan mutasi dan rotasi jabatan
-Mendesak Komitmen Bupati terkait regulasi prioritas tenaga kerja lokal di pabrik poran
Ditempat yang berbeda, HMI cabang Sinjai juga menggelar aksi unjuk rasa di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
Nabil mengatakan bahwa DPRD sinjai tidak konsisten mengawal birokrat di Sinjai.
“Tentunya seperti yang dituliskan di spanduk tuntutan kami bahwa DPRD hanya jadi singa ompong dalam mengawal birokrasi di Sinjai,” ujarnya.



Komentar