oleh

Petani Khawatir Gagal Panen Gegara Irigasi Borongpao di Sinjai Timur Jebol Padahal Baru Dikerjakan

Editor:

Sinjai, Jendela Satu— Petani padi di Dusun Borongpao, Desa Patalassang, Kecamatan Sinjai Timur resah dan takut gagal panen.

Hal ini karena imbas proyek irigasi di wilayah tersebut rusak yang diduga dikerjakan asal-asalan.

Proyek yang menelan anggaran miliaran rupiah ini sudah rusak.

Hal ditandai dengan ambruknya pekerjaan yang baru dua bulan selesai dikerja ini.

“Kita was-wasan karena jangan sampai kami gagal panen akibat irigasi yang rusak ini,” kata salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

Apalagi kata dia, padi yang ditanamnya sudah mau panen dan harus membutuhkan air yang cukup.

“Kalau hujan lagi pasti tambah rusak ini. Akhirnya kami yang gagal panen,” kesalnya.

Dari pantauan Jendela Satu dilokasi tersebut, ditemukan adanya beberapa bangunan irigasi yang sudah mulai retak.

Padahal anggaran yang dikerjakan oleh kontraktor CV Duta Sarana tersebut menelan anggaran hingga miliaran rupiah.

Selain itu, jebolnya saluran tersebut dikarenakan tidak adanya pintu air untuk pembuangan aliran air yang deras dari sisi bangunan irigasi.

Pelaksana menggali tanah di samping saluran irigasi hingga menyebabkan tertampungnya air sehingga membuat bangunan menjadi rawan longsor.

“Diduga pengerjaannya asal-asalan saja, pelaksanaan proyek tidak sesuai dengan standar yang diinginkan,” tandasnya.

Irigasi tersebut dikelola oleh CV Duta Sarana, dengan konsultan pengawas PT Indo Pratama Sari.

Irigasi tersebut menelan anggaran Rp 1.520.257.000 (Satu Miliar Lima Ratus Dua Puluh Juta Dua Ratus Lima Tujuh Ribu Rupiah).

Saluran tersebut menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik penugasan irigasi pada tahun 2024.

Komentar