oleh

pengendara Roda Dua di Sinjai Jadi Korban Akibat Material Sekolah Rakyat Berceceran di Badan Jalan

Editor:

SINJAI, Jendela Satu— Material pembangunan Sekolah Rakyat akibatkan pengendara di Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel) kecelakaan.Tepatnya di Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai.

Material yang berceceran sepanjang jalan yang di sekitar bangunan sekolah rakyat itu sangat meresahkan masyarakat.

Bagaimana tidak, material yang berceceran membuat pengendara jadi korban.

Material tersebut diduga berasal dari angkutan mobil truk yang keluar masuk di area pembangunan Sekolah Rakyat.

Seperti halnya yang dialami oleh pengendara roda dua yang jadi korban, Rifki.

“Saya jatuh gegara terpeleset akibat material yang berceceran di jalan,” ucapnya, Senin (06/07/2026).

Dikatakan Rifki, bahwa tak seharusnya penanggung jawab tutup mata terkait ancaman tersebut.

“Kami meminta agar penanggung jawab pembangunan Sekolah Rakyat agar membersihkan material jalan mengancam,” harapnya.

Terpisah, HSE Officer Sekolah Rakyat Sinjai, Putra menanggapi insiden tersebut.

“Kami akan tindaklanjuti terkait apa yang menjadi keluhan masyarakat,” tulisnya saat dikonfirmasi.

Ia mengatakan bahwa sebelumnya, ia telah melakukan koordinasi kepada warga terkait dengan masalah akses jalan.

“Kami sudah bertemu dengan tokoh masyarakat membahas soal akses, dan tentunya kami rutin lakukan pembersihan,” jelasnya.

Diketahui, bahwa Sekolah Rakyat ditargetkan rampung pada Juli 2026.

Anggaran Sekolah Rakyat berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Diketahui bahwa anggaran sekolah rakyat Rp 245 Miliar.

Sekolah Rakyat di Sinjai dibangun dengan luas lahan 7,5 Hektare.

Program presiden Prabowo Subianto tersebut bertujuan untuk memberikan akses akses pendidikan gratis dan berkualitas generasi bangsa.

Selain dari itu untuk Sekolah Rajyat juga bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi dengan membekali siswa melalui pendidikan.

Sekolah tersebut dirancang untuk jadi asrama siswa untuk belajar.

Kini bangunan Sekolah Rakyat masih berproses.

Komentar

Baca Juga