SINJAI, Jendela Satu— Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) siap mengawal tanggapan PLN Sinjai terkait pendistribusian arus listrik di Kampung Boja.Diketahui bahwa Kampung Boja terletak di Dusun Safaere, Desa Puncak, Kecamatan Sinjai Selatan.
Terkait dengan pengawalan keluhan masyarakat disampaikan oleh presiden Mahasiswa UMSi, Mahdi.
“Kami akan kawal aspirasi warga Kampung Boja. Di mana yang berkewenangan dalam hal ini PLN Sinjai terus mengeluarkan argumen klasik, bahkan hanya selalu melempar isu ke Bupati,” tulis Mahdi, Sabtu (14/03/2026).
Padahal dikatakan Mahdi, bahwa listrik adalah akses kebutuhan dasar masyarakat yang seharusnya dipenuhi secara cepat, tepat, dan tanpa penundaan yang berlarut.
“Alasan PLN Sinjai selalu menunggu arahan Bupati Sinjai, itu kan alasan yang sama, artinya aspirasi keluhan warga mengendap dan tidak ada titik terang,” jelasnya.
Jika pernyataan PLN Sinjai bahwa distribusi listrik di Kampung Boja harus menunggu keputusan Bupati Sinjai yang saat ini sedang menjalankan ibadah umrah tentu menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat.
Pelayanan publik tidak boleh berhenti hanya karena menunggu satu figur pemimpin. Pemerintahan memiliki sistem, perangkat birokrasi, dan mekanisme pengambilan keputusan yang seharusnya tetap berjalan meskipun kepala daerah sedang tidak berada di tempat.
Apalagi kebutuhan listrik bagi warga bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan menyangkut aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kualitas hidup masyarakat.
“Masyarakat Kampung Boja sudah cukup lama menunggu realisasi janji pemasangan listrik yang menjadi harapan besar bagi mereka. Karena itu, sangat penting bagi pemerintah daerah dan pihak PLN untuk segera memberikan kepastian, bukan sekadar alasan penundaan. Koordinasi antar pihak harus dipercepat agar hak dasar warga terhadap akses energi dapat segera terpenuhi,” tambahnya.
Kami berharap pemerintah daerah menunjukkan komitmen nyata terhadap pelayanan publik, dengan menghadirkan solusi cepat dan memastikan bahwa kebutuhan masyarakat tidak terhambat oleh persoalan administratif ataupun menunggu momentum tertentu. Karena pada akhirnya, kehadiran negara seharusnya paling terasa justru di tempat-tempat yang paling membutuhkan.
Sebelumnya, Keluhan warga Kampung Boja, terkait distribusi arus listrik dapat respon dari PLN Sinjai.
Hal tersebut disampaikan oleh Manajer PLN Sinjai, Ocky Lovyanda.
“Kami sudah bermohon dukungan ke Pemerintah Daerah (Pemda) secara tertulis untuk dapat akses membangun jaringan listrik di Kampung Boja,” tulisnya saat dikonfirmasi lewat Via WhatsApp (WA).
Dikatakan, Ocky bahwa alhasil dari laporan kami Pemda telah bersurat ke Provinsi
“Dari surat itu muncul beberapa opsi.
kelanjutannya masih sementara menunggu arahan Ibu Bupati pulang umroh terlebih dahulu,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ocky bahwa PLN dan Pemda terus berupa melakukan upaya untuk pendistribusian arus listrik di wilayah yang belum terdistribusi arus listrik.
“Insya Allah Pemda dan PLN siap bersinergi untuk kepentingan masyarakat Kampung Boja,” tandasnya.



Komentar